
PENAJAM PASER UTARA — Memastikan setiap siswa mendapatkan perhatian dan pendampingan yang optimal tidak hanya terjadi di dalam kelas saat jam pelajaran. Sebagai wujud komitmen dalam menjaga tumbuh kembang para murid, SMK Muhammadiyah 1 Penajam Paser Utara (SMK MUTU PPU) secara konsisten menggelar program unggulan bertajuk SEJADA (Sesi Jaga dan Dengar).
Kegiatan yang berlangsung di setiap akhir jam sekolah ini menjadi wadah khusus bagi para guru untuk berkumpul, berdiskusi, dan saling bertukar catatan terkait perkembangan harian para siswa.
Menjangkau Setiap Siswa Tanpa Terkecuali
Berbeda dengan rapat evaluasi formal pada umumnya, SEJADA dikemas dalam suasana diskusi dan obrolan hangat antar pendidik. Fokus utama dari sesi ini adalah:
Peta Perkembangan Siswa: Memantau dinamika belajar, potensi, hingga perubahan sikap siswa dari hari ke hari.
Deteksi Dini & Solusi: Mengidentifikasi kendala atau masalah yang sedang dihadapi siswa—baik akademik maupun non-akademik—serta merumuskan solusi yang tepat dan ramah anak.
Pemerataan Perhatian: Memastikan seluruh siswa mendapatkan perhatian yang merata. Tidak hanya berfokus pada siswa yang menonjol secara akademik atau yang berprestasi saja, melainkan merangkul setiap individu di sekolah.
Ruang Aman dan Telinga yang Mendengar

Melalui SEJADA, para guru di SMK MUTU PPU tidak hanya berperan sebagai pengajar di depan papan tulis, tetapi juga sebagai pendengar yang aktif (active listener) dan pelindung bagi anak didik mereka.
"Setiap anak memiliki keunikan, potensi, dan tantangannya masing-masing. Lewat SEJADA, kami ingin memastikan tidak ada satu pun siswa yang merasa berjalan sendiri atau luput dari perhatian guru-gurunya," ungkap salah satu perwakilan pengajar SMK MUTU PPU.
Dengan hadirnya ruang diskusi rutin ini, diharapkan lingkungan belajar di SMK MUTU PPU dapat semakin kondusif, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan emosional maupun akademis seluruh peserta didik.